TUGAS SOSIOLOGI PERKOTAAN
Wilayah perkotaan merupakan daerah yang cenderung memiliki penduduk dalam jumlah yang banyak dimana semua bidang di perkotaan sudah terpengaruh oleh adanya modernisasi meskipun masyarakat desa juga mengalami modernisasi namun masyarakat perkotaan lebih terpengaruh oleh adanya modernisasi baik dari segi IPTEK maupun pola pikir. Kota memiliki sarana prasaranaa yang cukup memadai sebagai penunjang kesehatan, industri, perdagangan, pemerintahan dan sebagai pusat populasi penduduk. Masyarakat modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan dalam peradaban masa kini. Pada umumnya masyarakat modern tinggal di daerah perkotaan sehingga disebut masyarakat kota. (Adon Nasrullah,2017)
Kota dapat menyediakan layanan dasar bagi mereka yang
berada berada di dalam atau dekat kota, atau bagi mereka yang bepergian,
singgah dan menginap berada di kota. Aktivitas fisik di kota membutuhkan perhatian
dan rancangan sesuai fungsinya masing-masing. Untuk
menjalankan fungsi ini, kota harus didukung oleh sarana dan prasarana yang sesuai,
seperti kawasan pemukiman, perdagangan, pemerintah, industri, fasilitas budaya,
kesehatan, rekreasi.
Kota Yogyakarta dan Kabupaten/Kota Sleman
Kota Yogyakarta merupakan kotamadya yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut sejarah pengembangan kota Koentjaraningrat, Yogyakarta merupakan termasuk dalam Kota Istana karena tata kota yang berada di kota Yogyakarta yaitu memiliki istana/keraton sebagai pusat kerajaan yang di dalamnya terdiri dari raja dan ratu namun jika di Yogyakrta yaitu keraton kesultanan yang didalamnya sebagai tempat tinggan sultan beserta keluarganya. Di kota ini memang belumm terdapat banyak gedung pencakar langit seperti kota Jakarta. Sedangkan Kabupaten/Kota Sleman adalah wilayah dimana terjadinya tempat konsentrasi kaum pelajar dan mahasiswa karena banyaknya kampus-kampus di willayah ini selain itu juga banyak pusat perbelanjaan/Mall di wilayah ini. Kedua kota ini saling berhubungan dan saling melengkaapi satu sama lain karena keduanya termasuk dalam Provinsi DIY yang dijuluki kota pelajar walaupun kampus-kampus tersebut kebanyakan terletak di Sleman. Kota Yogyakarta dikenal sebaagai kota budaya yang banyak nilai sejarahnya. Masyarakat kota ini walaupun dikategorikan sebagai kota tetap menjaga nilai dan tradisi adat Jawa dan perilaku sebagai orang jawa dimana Keraton Yogyakarta lah sebagai pusatnya walaupun sudah masuk globalisasi dan modernisasi. Tata ruang di kota ini adalah banyak peninggalan sejarah penjajahan Belanda seperti misalnya Benteng Vredeburg, Bank Indonesia dan area-area lain di sekitar bangunan tersebut yang ikonik yang berada pada titik 0 km Yogyakarta menjadi pusat rekreasi turis asing maupun local dimana hal ini menjadi tambahan devisa bagi pemerintah.
Kabupaten/Kota Sleman
Berdasarkan pendapat pribadi mengenai wilayah ini adalah Sleman sebagai wilayah dimana terkonsentrasinya pelajar dan mahasiswa karena banyaknya kampus di wilayah ini. Karena banyaknya pendatang yang datang dan lahan yang cocok sebagai tempat tinggal dan efisien bagi pendatang, peluang pekerjaan dan pendidikan yang cukup, norma sosial dan budaya setempat yang masih melekat walaupun terjadi arus globalisasi dan modernisasi di wilayah ini membuat menjadi karakteristik campuran antara pedesaan dan perkotaan karena masih juga banyak desa di wilayah ini Tata ruang kota yang berada di wilayah ini yaitu lahan yang berada di pinggir jalan besar digunakan sebagai bangunan mall, hotel dan apartemen, pasar tradisional.
Sementara pusat pemerintahan berada di satu tempat tersendiri yakni berada di Jl Parasamya Beran Tridadi Sleman.






